时间:2026-04-04 12:32:38 来源:网络整理 编辑:politik
negara akan hadir untuk tanggung renteng dengan masyarakat ketika dikonversi dari bensin ke motor li h5 rp vip1
negara akan hadir untuk tanggung renteng dengan masyarakat ketika dikonversi dari bensin ke motor listrik. Pasti ada semacam 'sweetener'-nya,h5 rp vip1
Jakarta (ANTARA) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan akan memberikan insentif untuk program konversi motor bensin menjadi motor listrik, sebagaimana yang sebelumnya telah dilakukan oleh Kementerian ESDM.
“Sudah barang tentu negara akan hadir untuk tanggung renteng dengan masyarakat ketika dikonversi dari bensin ke motor listrik. Pasti ada semacam sweetener-nya,” ucap Bahlil ketika dijumpai di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin.
Akan tetapi, ia belum menentukan berapa jumlah target motor yang akan dikonversi, maupun nilai subsidi yang akan digelontorkan untuk program konversi motor listrik.
Target maupun jumlah insentif akan dibahas dalam rapat Satuan Tugas Percepatan Transisi Energi.
Baca juga: Pemerintah targetkan konversi motor listrik hingga 6 juta per tahun
Baca juga: Prabowo bentuk satgas transisi energi percepat konversi motor listrik
“Satgas kan baru dibentuk, saya rapat satgas dulu baru nanti saya akan laporkan,” ucap Bahlil.
Konversi motor bensin menjadi motor listrik, kata Bahlil, merupakan salah satu strategi pemerintah untuk mengurangi polusi dan melakukan transisi energi dari energi fosil ke energi terbarukan.
Diwartakan sebelumnya, Bahlil mengumumkan pemerintah membentuk Satgas Percepatan Transisi Energi untuk mempercepat implementasi program, termasuk konversi motor konvensional menjadi listrik.
Ia menyampaikan skema dukungan masih akan dibahas lebih lanjut oleh satuan tugas (satgas) yang baru dibentuk untuk mempercepat implementasi energi bersih.
Satgas ini dibentuk untuk percepatan konversi dari kendaraan bermotor konvensional yang jumlahnya mencapai 120 juta motor menjadi motor listrik.
Presiden Prabowo Subianto menargetkan implementasi program tersebut dapat berjalan maksimal dalam waktu tiga hingga empat tahun, bahkan diharapkan bisa terealisasi lebih cepat.
Baca juga: Harga minyak meroket, Bahlil percepat mandatori campuran etanol ke BBM
Baca juga: Bahlil: Harga Pertalite tak naik meski minyak dunia capai 118 dolar AS
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Beckham sebut rekor positif di kandang jadi modal berharga vs Persik2026-04-04 12:27
Menkeu belum berencana naikkan harga BBM subsidi imbas harga minyak2026-04-04 12:09
Prabowo sebut sikap non2026-04-04 12:03
PSSI soroti kasus rasisme dan ingatkan larangan suporter tandang2026-04-04 11:19
Prabowo sebut sikap non2026-04-04 11:18
Timmas futsal putri gagal ke final setelah disingkirkan Australia2026-04-04 11:18
Chivu: Inter Milan seharusnya bisa lebih baik kontra AC Milan2026-04-04 11:12
Absen lawan Borneo, pelatih ungkap Mauro Zijlstra alami cedera paha2026-04-04 10:28
Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo2026-04-04 10:10
Elkan Baggot kembali ke timnas Indonesia2026-04-04 10:04
Malut United dan PSM Makassar berbagi satu poin di Ternate2026-04-04 12:20
Suporter PSM dilarang hadir saat Malut United vs PSM Makassar2026-04-04 12:14
Chivu: Inter Milan seharusnya bisa lebih baik kontra AC Milan2026-04-04 12:04
PSIM kembali ke jalur kemenangan usai atasi PSBS 42026-04-04 11:58
Thailand hancurkan Malaysia, antar Indonesia lolos ke semifinal2026-04-04 10:57
Kontra Bali, Persijap berharap ulangi performa seperti lawan Persebaya2026-04-04 10:38
Iran klaim gelombang serangan ke2026-04-04 10:36
Rusia rancang resolusi DK PBB demi dorong gencatan senjata di Timteng2026-04-04 10:32
Timmas futsal putri gagal ke final setelah disingkirkan Australia2026-04-04 10:24
Thom Haye ingin Persib manfaatkan pengalaman dari pertemuan pertama2026-04-04 09:49